Polda Riau Kampanyekan “Satu Daun Satu Nyawa” untuk Tumbuhkan Adab terhadap Lingkungan

SUARA BHAYANGKARA

Jumat, 18 Juli 2025 - 12:55

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru — Kesadaran menjaga lingkungan hidup tidak bisa hanya ditanamkan melalui wacana atau teori semata. Ia membutuhkan keteladanan, aksi nyata, serta kesinambungan dalam pendidikan karakter, terlebih di kalangan generasi muda. Inilah yang mendasari Polda Riau menggencarkan program Green Policing, sebuah gerakan yang mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan ke dalam kehidupan pelajar sehari-hari.

Jumat pagi, 18 Juli 2025, semangat itu hadir di SMK Labor Pekanbaru. Suasana halaman sekolah yang rindang seolah menjadi saksi bagaimana nilai-nilai kecintaan terhadap lingkungan ditularkan melalui pendekatan yang menyentuh dan membumi. Sebanyak 255 siswa-siswi SMK Labor mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Anom Karibianto, SIK, yang hadir bersama Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Riau, AKBP Bainar, SH, MH, serta personel dari Bidhumas dan Ditbinmas Polda Riau.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan edukasi lingkungan dalam bentuk ceramah atau pengarahan, tetapi juga menyuguhkan aksi nyata berupa penanaman pohon di lingkungan sekolah. Para siswa yang terlibat tidak sekadar menjadi peserta pasif, tetapi diajak berperan aktif, menyentuh tanah, menggenggam bibit, dan menanam harapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Labor Pekanbaru, Drs. Hendripides, M.Si, menekankan pentingnya membentuk karakter siswa melalui pendekatan yang menyatu dengan alam. Ia menyampaikan filosofi yang ia terapkan di sekolah: satu daun adalah satu nyawa. Menurutnya, memetik, merusak, atau membunuh satu daun sama halnya dengan menghilangkan satu kehidupan. Oleh karena itu, seluruh lingkungan sekolah diarahkan menjadi ruang belajar terbuka yang mengajarkan siswa menghargai setiap elemen alam.

“Di sekolah kami, anak-anak dilarang memetik bunga, mematahkan ranting, atau merusak tanaman. Semua itu adalah bagian dari pembelajaran adab. Kami ingin siswa belajar menghargai kehidupan, mulai dari hal terkecil di sekitarnya,” ujar Hendripides dengan penuh keyakinan.

Pandangan serupa disampaikan Kombes Pol Anom Karibianto, yang menilai bahwa pelajaran mengenai adab terhadap lingkungan adalah fondasi penting dalam membentuk generasi berkarakter. Ia menggarisbawahi bahwa sebelum anak-anak belajar ilmu, mereka harus lebih dahulu belajar adab. Dan salah satu adab yang tak kalah penting adalah menghargai pohon, daun, dan udara yang setiap hari mereka hirup.

“Oksigen yang kita hirup itu gratis, tapi begitu kita masuk rumah sakit, oksigen menjadi barang berharga yang harus dibeli. Maka, mari kita jaga pohon-pohon ini, karena mereka adalah sumber oksigen alami kita. Kalau kita tidak rawat, maka kita kehilangan sesuatu yang sangat berharga,” tutur Kombes Anom dalam pesannya yang menyentuh.

Ia menambahkan bahwa Green Policing bukanlah program simbolis atau kegiatan sesaat, melainkan bentuk komitmen jangka panjang Polri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mencetak generasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Menurutnya, anak-anak yang hari ini menanam pohon bukan sekadar menaruh bibit di tanah, tetapi menanam kesadaran yang kelak akan tumbuh menjadi perilaku.

Dalam kesempatan yang sama, Kombes Anom juga menyampaikan inisiatif menarik yang menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan aktif siswa. Bagi siswa SMK Labor yang berhasil menanam 10 pohon dan mempublikasikan kegiatannya di media sosial dengan menandai akun resmi Kapolda Riau dan Humas Polda Riau, akan diberikan apresiasi berupa SIM gratis. Tentunya, pemberian tersebut tetap mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di lingkungan sekolah berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga melibatkan diri secara langsung, mulai dari menggali tanah, menanam, hingga menyiram bibit pohon. Kegiatan ini menjadi momentum berharga yang memadukan aspek edukatif, emosional, dan sosial secara bersamaan.

Para guru yang turut hadir dalam kegiatan itu juga menyatakan apresiasinya terhadap langkah Polda Riau. Mereka menilai bahwa pendekatan yang dilakukan sangat tepat sasaran karena menyentuh aspek pembelajaran praktis yang sering kali luput dalam pembelajaran di dalam kelas. Dengan melibatkan siswa secara aktif dan emosional, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan akan lebih mudah meresap dan bertahan dalam jangka panjang.

Green Policing sendiri telah dirancang sebagai program berkelanjutan. Polda Riau berencana menggulirkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lain di berbagai kabupaten dan kota. Harapannya, gerakan ini akan memicu terbentuknya budaya peduli lingkungan yang kuat di kalangan pelajar sejak dini. Dengan begitu, kesadaran ekologis tidak hanya menjadi milik segelintir orang, tetapi menjadi bagian dari identitas generasi muda Indonesia.

Di tengah tantangan perubahan iklim, kerusakan hutan, dan polusi yang kian nyata, langkah-langkah sederhana seperti menanam pohon dan menjaga lingkungan sekolah menjadi titik awal dari gerakan besar. Dan hari itu, di SMK Labor Pekanbaru, ribuan langkah kecil telah dimulai. Langkah yang membawa harapan, bahwa masa depan bumi masih bisa diselamatkan—dimulai dari satu pohon, satu daun, dan satu nyawa. (ROS)

Berita Terkait

Komite Sekolah: Jangan Politisasi Kesehatan Siswa untuk Kepentingan Pribadi
Fadila Saputra Ingatkan Mahasiswa: Sampaikan Aspirasi dengan Santun, Jaga Marwah Bumi Lancang Kuning
LVRI Riau Bangun Soliditas dan Wariskan Semangat Juang kepada Generasi Muda Lewat Rakerda 2025
Sinergi Iman dan Kepemimpinan: Kapolda Riau Bersama Ribuan Jemaat Satukan Doa untuk Riau yang Damai dan Bermarwah
Polri Hadir di Tengah Santri, Bidpropam Polda Riau Gelar Bakti Sosial dan Tanam Bibit Pohon di Pesantren Nurul Azhar
Propam Polda Riau Gaungkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan Melalui Bakti Sosial di Pekanbaru
Dirbinmas Polda Riau: Satpam Harus Bersinergi dengan TNI-Polri, PT PSN Gelar Gada Utama I
Wakapolda Riau Komitmen Menjaga Keamanan Masyarakat Saat HMI Menyalurkan Aspirasi Terkait Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:58

Aktivis Nasional Soroti Narasi Budi Arie dan Judi Online: Publik Harus Berpegang pada Fakta Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:57

Kombes Reza Chairul Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI, Aktivis Nasional: Bukti Kualitas Perwira Polri

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:33

SWI dan UMJ Teken MoA, 60 Wartawan Ditargetkan Ikuti UKW Tahun 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 15:12

Pelantikan DPP SWI 2026–2031, Dari Ruang Organisasi Menuju Gerakan Nasional untuk Indonesia

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:52

Fahd El Fouz Arafiq Pasang Badan untuk Bahlil: Siapa Pun yang Menyerang Ketum Golkar Akan Berhadapan dengan Ormas Golkar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:47

Dukung Rencana Presiden Prabowo Naikkan Gaji TNI,: Bentuk Apresiasi kepada Penjaga Kedaulatan Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:20

Aktivis Nasional Nilai Pencekalan Eks Jampidsus 20 Hari Sudah Tepat dan Sesuai Prosedur, : Jangan Digiring Menjadi Polemik Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:38

Eric Vr: Wartawan Disayang Masyarakat Adalah yang Berani Suarakan Keadilan sesuai UU Pers

Berita Terbaru