9/9 Tahun Rahmadi Dituntut, Pertanda Hukum Sudah Mati: Kuasa Hukum Siap Laporkan JPU ke Kejaksaan Agung dan Komisi Kejaksaan

SUARA BHAYANGKARA

Rabu, 24 September 2025 - 07:10

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI,– Tuntutan sembilan tahun penjara terhadap Rahmadi (34) dalam sidang narkotika di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Selasa (23/9/2025), menjadi potret suram wajah hukum di negeri ini.

Kuasa hukum menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah kehilangan nurani karena tetap menuntut berat meski serangkaian kejanggalan menganga lebar dalam perkara tersebut.

Sejak awal, kasus Rahmadi dipenuhi tanda tanya. Barang bukti sabu seberat 10 gram yang menjeratnya disebut milik tersangka lain bernama Andre, yang ditangkap hampir bersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barang bukti itu dialihkan dan dipakai menjerat klien kami,” tegas Thomas Tarigan, kuasa hukum Rahmadi.

Kejanggalan makin terasa ketika dua saksi polisi, Bripka Toga M. Parhusip dan Gunarto Sinaga, memberikan keterangan berbeda di persidangan mengenai lokasi penemuan barang bukti. Bahkan, perbedaan itu sempat dipertanyakan oleh majelis hakim, namun tak pernah diklarifikasi secara tuntas.

Thomas juga mengungkap kejanggalan lain. Pemeriksaan sidik jari di barang bukti tidak pernah dilakukan meski pihaknya sudah mengajukan permohonan.

Telepon genggam Rahmadi disita polisi tanpa tindak lanjut digital forensik, dan uang Rp11,2 juta raib dari rekening M-Banking milik kliennya.

Lebih jauh, mobil tempat sabu ditemukan ternyata sudah lebih dulu dalam penguasaan polisi.

“Namun jaksa tetap menuntut 9 tahun penjara. Ini bukan sekadar cacat prosedur, melainkan kehilangan hati nurani,” ucap Thomas.

Kuasa hukum memastikan akan melaporkan JPU ke Kejaksaan Agung dan Komisi Kejaksaan.

Pihaknya juga telah memasukkan laporan ke SPKT Polda Sumut dan Bidpropam terkait dugaan rekayasa perkara.

“Kami meminta majelis hakim objektif dan bijaksana menilai bukti serta keterangan saksi. Jangan sampai keadilan mati di ruang sidang,” ujar Thomas.

Dalam sidang, JPU Agung Nugraha menyebut Rahmadi tidak kooperatif karena membantah kepemilikan sabu, serta menilai sikap itu tidak mendukung program pemerintah memberantas narkotika.

Tuntutan itu teregistrasi dengan nomor PDM-59/TBalai/Enz.2/06/2025. Rahmadi yang mendengar tuntutan berat itu sempat menangis dan keberatan.

Ketua Majelis Hakim Karolina Selfia Sitepu hanya menanggapi singkat dengan menyarankan Rahmadi menuangkan seluruh keberatan dalam pledoi pada 7 Oktober 2025.

Bagi keluarga Rahmadi, tuntutan ini adalah tamparan keras. Mereka menyebut kasus ini penuh rekayasa, mulai dari barang bukti yang dipertukarkan, uang raib, hingga dugaan penganiayaan saat penangkapan yang terekam CCTV.

“Kalau hukum bisa direkayasa begini, siapa pun bisa jadi korban. Kami mendesak Kapolri turun tangan. Jika Kapolri diam, keadilan di mata rakyat akan mati,” tegas kakak Rahmadi.

Di mata sebagian warga Tanjungbalai, kasus Rahmadi sudah melampaui sekadar perkara narkotika. Ia menjadi simbol perlawanan terhadap praktik hukum yang timpang. Sembilan tahun tuntutan bukan hanya angka, melainkan luka dan peringatan: sabu bisa berpindah tangan, tapi nurani tampaknya sudah terkubur dalam sistem peradilan.(AVID/rel)

Berita Terkait

Casino Online Explained: Games, Protection and Bonuses
Gaming On-line: Key Functions, Regulations, and User Safety
tc-check-https://fdfd.com/
What to Know Before Using an Australian Pokies App
Как выстроены структуры онлайн-взаимодействия
Олимп казино официальный сайт в Казахстане – Olimp Casino
r2p bet casino login: How to Sign In Securely, Fix Access Issues, and Protect Your Account
Westace casino: jak ocenić kasyno online, zanim założysz konto i wpłacisz środki

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18

De Psychologie Achter het Spelplezier

Kamis, 2 Juli 2026 - 01:26

Roulette Basics for Beginners A Simple Guide to Start Playing

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:37

Understanding Progressive Jackpots for Casino Enthusiasts

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:07

Leer Online Pokeren: Eerste Stappen voor Nieuwe Spelers

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:14

Hoe Herken Je een Betrouwbaar Online Casino

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:44

Μελέτη για την Επίδραση της Τεχνολογίας στην Εκπαίδευση

Selasa, 30 Juni 2026 - 02:07

Avia Masters RTP: Was bedeutet 97% für die Spieler?

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:21

Come funzionano le meccaniche di crash in Avia Masters

Berita Terbaru

Computers, Games

Pirots 5 Slot: How to Spot the Best Casino Promotions

Jumat, 26 Jun 2026 - 03:18

Computers, Games

De Psychologie Achter het Spelplezier

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:18

Computers, Games

Roulette Basics for Beginners A Simple Guide to Start Playing

Kamis, 2 Jul 2026 - 01:26

Computers, Games

Understanding Progressive Jackpots for Casino Enthusiasts

Kamis, 2 Jul 2026 - 00:37