Ribuan Guru Paruh Waktu di Takalar Terancam Tak Digaji, Harap Perhatian Cepat Dari Pemerintah Daerah

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:17

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – suarabhayangkara.net | Rabu,25/02/2026 Nasib ribuan guru paruh waktu di Kabupaten Takalar kini berada di ujung tanduk. Mereka terancam tidak menerima gaji akibat kebijakan terbaru yang mengatur penggunaan Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026.

 

Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan guruh paruh waktu Pasalnya, selama dua bulan terakhir, Ribuan guru paruh waktu mengaku belum menerima gaji, sementara kebutuhan hidup terus berjalan. Situasi ini semakin memprihatinkan karena mereka tetap menjalankan tugas seperti biasa di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam regulasi tersebut, khususnya Pasal 43, dijelaskan bahwa pembayaran honor hanya dapat diberikan kepada guru yang memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berstatus non-ASN, terdaftar di Dapodik, memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK), serta belum menerima tunjangan profesi guru.

 

Permasalahan muncul karena tidak semua guru paruh waktu memenuhi kriteria tersebut. Di sisi lain, guru yang telah memiliki sertifikasi tidak lagi masuk dalam kategori penerima honor melalui dana tersebut, karena dianggap telah menerima tunjangan profesi. Padahal, sertifikasi merupakan tunjangan kinerja, bukan gaji pokok.

Akibatnya, beban kerja guru paruh waktu tetap sama dengan guru PNS, namun hak yang diterima tidak sebanding. Bahkan, ada guru yang belum bersertifikasi juga belum bisa mendapatkan honor karena terkendala persyaratan administratif.

 

Para guru Paruh Waktu berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar dengan ini Bapak Bupati Takalar segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini sesuai Tagline Takalar Cepat. Cepat Berfikir” Cepat Bertindak dan Cepat Hasilnya, Mereka meminta adanya solusi agar seluruh guru paruh waktu tetap mendapatkan haknya, tanpa terkendala regulasi yang ada.

 

 

“Harapan kami, pemerintah daerah Takalar bisa memperhatikan nasib kami. Sudah dua bulan kami tidak merasakan gaji, sementara kami tetap mengabdi untuk pendidikan anak-anak di Takalar,” ungkap salah satu guru paruh waktu dengan penuh harap dan sedih (*)

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD KBB Sepakati Raperda Perubahan Perda Perhubungan dan Raperda Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah
APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Jadi Prioritas
Sekjen SWI: Organisasi Wartawan Harus Tumbuh Menjadi Pusat Edukasi dan Pengembangan Profesi
Tiga Tahun Mengawal Integritas, LAKI KBB Teguhkan Komitmen Wujudkan Bandung Barat Bebas Korupsi
Warga Turun Tangan Perbaiki Irigasi Jebol, Pemerintah Didorong Hadir dengan Solusi Nyata
Pagi Penuh Makna di SMK Bani Abdul Malik, Upacara Bendera Menjadi Momentum Menanamkan Cinta Tanah Air
Warga RW 06 Desa Cimerang Tunjukkan Semangat Gotong Royong, Lingkungan Bersih Persaudaraan Kian Erat
Disdikbud Kabupaten Subang Dorong Guru Lebih Profesional Melalui Uji Kompetensi Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:06

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:17

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Berita Terbaru