Ketika Kayu Bertransformasi Menjadi Mobil: Terobosan Otomotif Fawaz Salim di Bandung

edi

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:21

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung — Kreativitas dan keberanian berinovasi kembali ditunjukkan oleh seorang pengusaha muda asal Bandung, Fawaz Salim, yang berhasil menciptakan terobosan unik di dunia otomotif. Ia membangun ulang dua mobil klasik legendaris, Suzuki Jimny LJ80 dan Volkswagen Type 181, dengan material utama kayu. Menariknya, kendaraan tersebut dibuat dalam skala 1:1 dan tetap dapat berfungsi normal sebagai kendaraan operasional.

Berbeda dengan miniatur kendaraan yang biasa dijumpai di toko suvenir, karya Fawaz menghadirkan mobil kayu berukuran asli yang dapat dikendarai di jalan. Ide unik tersebut lahir sekitar enam bulan lalu, ketika ia membeli unit mobil klasik yang kondisinya sudah rusak berat.

Alih-alih melakukan restorasi menggunakan pelat besi seperti pada umumnya, Fawaz justru memanfaatkan pengalaman panjangnya di bidang kerajinan kayu yang telah ia tekuni sejak tahun 1998. Dengan keterampilan tersebut, ia kemudian merancang dan membangun ulang bodi kendaraan menggunakan kayu Sonokeling, jenis kayu keras yang dikenal memiliki kekuatan, ketahanan, serta nilai estetika tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya saya membeli unit mobil yang kondisinya sudah sangat rusak. Dari situ muncul ide untuk membuat sesuatu yang berbeda. Karena saya sudah lama berkecimpung di dunia kayu, akhirnya saya mencoba membangun ulang bodinya menggunakan kayu,” ujar Fawaz saat ditemui di Bandung.

Ia menjelaskan bahwa bahan baku kayu Sonokeling yang digunakan didatangkan dari Kalimantan karena memiliki ukuran batang yang besar dan kualitas yang baik untuk kebutuhan konstruksi bodi kendaraan. Fawaz juga memastikan bahwa material kayu yang digunakan berasal dari sumber yang legal.

“Kayunya dari Kalimantan karena ukurannya besar dan kualitasnya bagus. Kami pastikan semuanya legal, ada izin dan cap dari Perhutani untuk bodinya,” jelasnya.
Proses pengerjaan mobil kayu tersebut memerlukan ketelitian tinggi, mulai dari pembentukan rangka, pengukuran presisi, hingga penyesuaian dengan struktur kendaraan asli.

Fawaz mengakui bahwa proyek pembangunan Suzuki Jimny LJ80 yang tengah ia kerjakan masih belum mencapai tahap sempurna.

Hal itu disebabkan oleh keterbatasan acuan bodi asli yang membuat proses penyelarasan dimensi menjadi lebih menantang. Meski demikian, hasil karyanya tetap berhasil menarik perhatian banyak pecinta otomotif maupun masyarakat umum.

Keunikan mobil berbodi kayu ini tidak hanya terletak pada materialnya, tetapi juga pada keberhasilannya menggabungkan unsur seni kerajinan dengan teknologi otomotif. Karya tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dapat lahir dari keberanian mencoba pendekatan yang berbeda.

Dengan mengusung konsep ramah lingkungan dan nilai estetika tinggi, mobil kayu buatan Fawaz Salim kini menjadi salah satu karya kreatif yang mencuri perhatian di dunia otomotif tanah air. Tak sedikit pecinta kendaraan klasik yang penasaran melihat langsung hasil perpaduan antara seni pertukangan kayu dan desain mobil legendaris tersebut.

Bagi Fawaz, proyek ini bukan sekadar eksperimen, melainkan bentuk dedikasi untuk menunjukkan bahwa kreativitas anak bangsa mampu melahirkan karya unik yang bernilai seni sekaligus fungsional.

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD KBB Sepakati Raperda Perubahan Perda Perhubungan dan Raperda Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah
APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Jadi Prioritas
SWI Jabar Kawal Transparansi Anggaran Publik, Audiensi dengan Diskominfo Jabar Bahas Akses Informasi dan Kemitraan Media
Diduga Didorong dan Ditarik Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
DPRD KBB pastikan Perda PKL, Bukan Digusur Tapi Ditata dan Diberi Kepastian Usaha, Ketua Pansus Sampaikan Ini
Resmi Dibentuk melalui Rapat Paripurna, DPRD KBB Siapkan Pansus XI dan XII untuk Bahas Perda Kebudayaan dan Penataan PKL
Sekjen SWI: Organisasi Wartawan Harus Tumbuh Menjadi Pusat Edukasi dan Pengembangan Profesi
Tiga Tahun Mengawal Integritas, LAKI KBB Teguhkan Komitmen Wujudkan Bandung Barat Bebas Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:06

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:17

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Berita Terbaru