Polisi Ungkap Kasus Pemerkosaan Anak di Aceh Tenggara dengan Pelaku Keluarga Sendiri

SUARA BHAYANGKARA

Kamis, 6 November 2025 - 00:38

50301 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Tindakan keji seorang ayah di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, mengguncang masyarakat setempat. Pria yang seharusnya menjadi pelindung dan panutan bagi keluarganya, tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. Lebih memilukan lagi, korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus yang mengalami keterbelakangan fisik dan mental.

Dalam kondisi tak berdaya, korban menjadi sasaran nafsu bejat ayahnya sendiri—sosok yang seharusnya menjadi pelindung dan penjaga bagi anak tersebut. Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat, yang sulit menerima kenyataan bahwa seorang ayah bisa melakukan tindakan sekejam itu terhadap darah dagingnya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai adanya sesuatu yang tidak wajar pada korban. Kecurigaan itu semakin menguat setelah korban menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa serta tanda-tanda fisik yang mencurigakan. Dugaan tersebut akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian, yang langsung bergerak cepat untuk menyelidiki kasus ini.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri mengatakan bahwa pelaku kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku sudah kami tahan dan sedang menjalani proses hukum. Kami akan memastikan kasus ini ditangani dengan serius demi keadilan bagi korban,” ujarnya, Rabu, 5 November 2025.

Sementara itu, korban saat ini mendapatkan pendampingan dari pihak berwenang serta relawan yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak. Pendampingan ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi fisik dan psikologis korban yang mengalami trauma mendalam akibat peristiwa tersebut.

Masyarakat setempat mengaku geram dan marah atas tindakan pelaku. Mereka mengecam perbuatan tersebut sebagai tindakan tidak bermoral yang mencoreng nilai-nilai kemanusiaan dan agama. Warga berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas kejahatan yang telah dilakukannya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak, terutama yang dilakukan oleh orang terdekat seperti keluarga, masih menjadi masalah serius yang harus segera diberantas. Aparat kepolisian dan relawan perlindungan anak menyerukan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada dan peka terhadap tanda-tanda kekerasan di lingkungan terdekat mereka.

Saat ini, proses hukum terhadap pelaku masih terus berjalan. Polisi berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas agar pelaku mendapatkan hukuman maksimal sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Laporan : Fernando

 

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Material Galian Proyek Longsor Jalan Nasional Dipertanyakan, Legalitas Sumbernya Jadi Sorotan
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:07

Balutan Adat Melayu, LAMR Meranti Sambut Hangat Kapolres Baru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:49

Polres Bireuen Gagalkan Peredaran 10,6 Kg Sabu, 2 Tersangka Ditangkap di Muara Batu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:45

Babak Baru Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi Hadir dengan Pengalaman, Integritas, dan Aksi Nyata

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:22

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:53

118 Hektare Mangrove di Pasir Limau Kapas Rusak, Kapolda Riau Tangkap 2 Pelaku Pakai Excavator

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

Kapolda Riau, Bupati Rohil dan Kejaksaan Sidak Lokasi Perusakan Mangrove di Rokan Hilir

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:20

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:10

Pakai Tanjak, Irjen Darinto, Kapolda Riau dan Wakapolda Tanam Pohon Gaharu di Mapolda

Berita Terbaru