Soroti Gaya Kepemimpinan Otoriter dan Ketidakefisienan Anggaran, LAKI Aceh Timur Minta Plt Kadisdikbud Dievaluasi Total

SUARA BHAYANGKARA

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:59

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Aceh Timur mendesak Bupati Aceh Timur untuk mengevaluasi secara serius kinerja Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Bustami. Ketua LAKI Aceh Timur, Saiful Anwar, menilai kepemimpinan Bustami tidak mencerminkan profesionalitas pejabat publik dan justru menimbulkan persoalan baru di tubuh institusi pendidikan daerah.

“Pejabat seperti ini tidak bisa dibiarkan. Dunia pendidikan tidak hanya soal administrasi, tapi soal keteladanan dan kemampuan manajerial yang sehat. Kalau yang ditonjolkan justru sikap otoriter, bagaimana mungkin bawahan bisa bekerja dengan maksimal?” kata Saiful Anwar kepada wartawan, Rabu, 31 Juli 2025.

Menurut LAKI, keberadaan Bustami sebagai Plt Kadisdikbud telah menuai banyak kritik, tidak hanya dari internal dinas, tetapi juga dari masyarakat dan media. Sorotan publik terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai diktator bukan tanpa dasar. Meskipun bantahan telah disampaikan oleh Bustami, Saiful menilai sanggahan itu tak cukup membendung penilaian negatif yang telanjur mengemuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LAKI juga menyoroti stagnasi bahkan kemunduran yang terjadi di lingkungan Disdikbud Aceh Timur selama kepemimpinan Bustami. Tidak hanya dalam aspek pelayanan publik, tetapi juga dalam eksekusi program yang menyentuh langsung kebutuhan pendidikan dasar. “Alih-alih menunjukkan terobosan, kinerja beliau justru menciptakan kekacauan. Stabilitas yang sebelumnya sudah mulai terbentuk malah goyah,” kata Saiful.

Selain persoalan kepemimpinan, LAKI menyoroti penggunaan anggaran yang dinilai tidak efisien. Sorotan tertuju pada pengadaan mobiler untuk siswa dan mebel ruang guru dengan anggaran mendekati Rp5 miliar. Tak hanya itu, pengadaan buku literasi dari APBD yang dinilai tumpang tindih dengan alokasi rutin Dana BOS di sekolah juga menjadi catatan. “Kami akan terus mengawasi. Jangan sampai anggaran pendidikan yang besar ini disalurkan tanpa arah dan pengawasan,” ujar Saiful.

Desakan kepada Bupati Aceh Timur untuk segera melakukan evaluasi bukan hanya sekadar retorika. LAKI menyebut hal ini menyangkut masa depan generasi dan wajah pendidikan daerah. Jika pemimpin di sektor pendidikan justru menjadi sumber kegaduhan, kata Saiful, maka tidak ada pilihan selain mencopot dan mengganti dengan figur yang lebih visioner dan akuntabel.

M. Alimin/TIM

Berita Terkait

BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran
Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal
Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan
Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa
Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda
Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam
PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46

Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:55

Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:06

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:34

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Berita Terbaru