PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

SUARA BHAYANGKARA

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idi Rayeuk — Organisasi Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak, Muntasir Age atau yang dikenal sebagai Panglima Age, yang meminta Bupati Aceh Timur mencopot Bustami dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur. Dukungan ini disampaikan langsung oleh pendiri PESAWAT, Hasballah Kadimin, pada Selasa (5/8/2025).

Menurut Hasballah, sikap tersebut bukanlah bentuk reaksi instan semata, melainkan lahir dari pemahaman mendalam terhadap sistem dan pola pemerintahan yang seharusnya dijalankan untuk menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam sektor pendidikan. Sebagai wadah yang beranggotakan wartawan senior di Aceh Timur, PESAWAT menilai penting untuk bersuara ketika melihat adanya potensi masalah yang dapat menghambat pelayanan publik. “Sosok Bustami kami nilai tidak layak memimpin dinas sebesar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, meskipun hanya berstatus Plt.,” kata Hasballah.

Ia menambahkan, sejak awal menjabat beberapa bulan lalu, Bustami telah memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Menurut Hasballah, hal ini disebabkan gaya kepemimpinan yang dinilai egois dan menutup diri terhadap kritik. Sikap tersebut, tegasnya, merupakan salah satu karakter yang dapat merugikan iklim kerja birokrasi. “Pejabat yang bersikap egois, anti kritik, dan menggunakan kewenangan secara sewenang-wenang demi mempertahankan jabatan adalah watak diktator,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasballah menilai pernyataan Muntasir Age mewakili keresahan publik terhadap tata kelola pendidikan di Aceh Timur. Ia menggarisbawahi bahwa kritik dari Jubir KPA Peureulak bukan semata serangan personal, melainkan dorongan agar pemerintah daerah melakukan pembenahan serius di sektor pendidikan. “Pernyataan tersebut sangat tepat dan patut diapresiasi. Tujuannya jelas, yaitu menginginkan pendidikan Aceh Timur menjadi lebih baik dan maju demi mencetak generasi cerdas di masa depan,” katanya.

Lebih jauh, Hasballah mendesak Bupati Aceh Timur untuk segera mengambil langkah tegas terhadap situasi di Disdikbud Aceh Timur. Ia mengingatkan bahwa tanpa tindakan cepat, kualitas tata kelola dinas tersebut dikhawatirkan akan terus menurun. “Jangan biarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini semakin bobrok di bawah kepemimpinan Bustami,” ujarnya.

Pernyataan ini menambah sorotan publik terhadap kinerja Plt. Kadisdikbud Aceh Timur yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan daerah. Dukungan PESAWAT terhadap kritik KPA Peureulak mempertegas adanya tekanan dari berbagai elemen agar Bupati Aceh Timur melakukan evaluasi menyeluruh di sektor pendidikan. .(Haskad)

Berita Terkait

BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran
Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal
Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan
Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa
Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda
Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam
Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:43

SWI Jabar Perluas Jaringan Komunikasi, Perkuat Hubungan Kelembagaan dengan Kesbangpol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:11

Warga Turun Tangan Perbaiki Irigasi Jebol, Pemerintah Didorong Hadir dengan Solusi Nyata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:48

Sharing Session Perpajakan 2026 di PAST Bandung: Memahami Aturan, Menumbuhkan Kepercayaan Pelaku Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00

Warga Merasa Tak Dilibatkan, Izin Tower Batununggal Dipertanyakan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:14

Pagi Penuh Makna di SMK Bani Abdul Malik, Upacara Bendera Menjadi Momentum Menanamkan Cinta Tanah Air

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:55

Interchange Tol Cikalong Wetan Belum Beroperasi, Masyarakat Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55

Warga RW 06 Desa Cimerang Tunjukkan Semangat Gotong Royong, Lingkungan Bersih Persaudaraan Kian Erat

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:03

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Berita Terbaru