Kehangatan di Bandara SIM, GAM Pase dan Kapolda Baru Tunjukkan Sinergi Menjaga Perdamaian

SUARA BHAYANGKARA

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:31

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Suasana hangat penuh persaudaraan mewarnai Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, ketika Juru Bicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pase, Syardani M. Syarif atau yang akrab disapa Tgk. Jamaica, menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh yang baru. Momen tersebut ditandai dengan salam komando antara keduanya, sebuah gestur yang sarat makna simbolis: penghormatan, kebersamaan, dan komitmen bersama menjaga perdamaian Aceh pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Tgk. Jamaica menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan terhadap institusi kepolisian sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Aceh. Menurutnya, perubahan kepemimpinan di Polda Aceh harus dipandang sebagai momentum baru untuk memperkuat komunikasi antara mantan kombatan dengan aparat negara.

“Salam komando yang saya berikan adalah simbol komitmen kita bersama. Aceh yang damai harus terus kita rawat. Kehadiran Kapolda baru ini kami sambut dengan semangat baru,” ujar Tgk. Jamaica, menekankan bahwa keberlanjutan perdamaian harus dijaga dengan kerja sama nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga berharap agar Kapolda Aceh yang baru dapat membuka ruang dialog yang lebih luas dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para eks kombatan GAM. Dialog yang terbuka dinilai penting agar berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan keamanan di Aceh dapat diselesaikan dengan cara-cara bermartabat. “Dialog adalah kunci. Dengan komunikasi yang sehat, kita bisa mencari solusi bersama demi kemajuan Aceh,” tambahnya.

Suasana keakraban yang tercermin di bandara hari itu menjadi potret kecil dari semangat rekonsiliasi yang terus tumbuh di Bumi Serambi Mekkah. Dua dekade lebih pascaperdamaian Helsinki, relasi antara mantan kombatan dan aparat keamanan menunjukkan dinamika yang kian dewasa. Momen salam komando antara Jubir GAM Pase dan Kapolda Aceh bukan hanya simbol penyambutan, melainkan juga penegasan bahwa perdamaian yang diraih dengan penuh pengorbanan harus dirawat bersama melalui sinergi, saling percaya, dan keterbukaan. (*)

Berita Terkait

Babak Baru Pemulihan Aceh Dimulai 1 Agustus, Safrizal ZA Kawal Anggaran Rp58,9 Triliun hingga 2028
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya
Suryadi Djamil Optimis Mualem Akan Temui Massa Aksi Aliansi Rakyat Aceh (ARA)
DPD BM PAN Aceh Jaya Resmi Terima SK Kepengurusan, Siap Perkuat Konsolidasi Politik Muda Menuju 2029
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Personel Ditpolairud dalam Penanganan Banjir
Polda Aceh Gelar Pemeriksaan Senjata Api

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:43

SWI Jabar Perluas Jaringan Komunikasi, Perkuat Hubungan Kelembagaan dengan Kesbangpol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:11

Warga Turun Tangan Perbaiki Irigasi Jebol, Pemerintah Didorong Hadir dengan Solusi Nyata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:48

Sharing Session Perpajakan 2026 di PAST Bandung: Memahami Aturan, Menumbuhkan Kepercayaan Pelaku Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00

Warga Merasa Tak Dilibatkan, Izin Tower Batununggal Dipertanyakan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:14

Pagi Penuh Makna di SMK Bani Abdul Malik, Upacara Bendera Menjadi Momentum Menanamkan Cinta Tanah Air

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:55

Interchange Tol Cikalong Wetan Belum Beroperasi, Masyarakat Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55

Warga RW 06 Desa Cimerang Tunjukkan Semangat Gotong Royong, Lingkungan Bersih Persaudaraan Kian Erat

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:03

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Berita Terbaru